
(TEKNIK MESIN POLSUB – 10 November 2025) – Sebanyak enam orang dosen Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Subang (Polsub), berhasil menyelesaikan program Pelatihan dan Uji Kompetensi Mechanical Inspection. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, dari tanggal 3 hingga 7 November 2025 ini, diselenggarakan oleh Tempat Uji Kompetensi – Jurusan Pendidikan Teknik Mesin (TUK-JPTM) Universitas Negeri Yogyakarta. Partisipasi dosen dalam program ini merupakan langkah strategis untuk secara langsung meningkatkan keterampilan dan kompetensi dosen di bidang pemeriksaan teknik yang sangat krusial dalam dunia industri.
Para dosen yang terlibat adalah Agus Haris Abadi, S.Pd., M.Pd.; Rian Dwi Aji Saputro, M.Pd.; Yadi Hikmah Setiana, M.Pd.; Muhamad Kamaludin, M.Pd.; Firmansyah Sulistiyono, M.Pd.; dan Nur Muhammad Malikul ‘Adil, M.T. Selama pelatihan, mereka tidak hanya mendalami teori tetapi juga mendapat pembekalan praktik intensif. Materi yang diberikan meliputi teknik inspeksi visual, pengukuran presisi, interpretasi drawing teknik, toleransi geometri, serta penggunaan berbagai alat ukur dan inspeksi mutakhir sesuai standar industri.
Kepala Jurusan Teknik Mesin Polsub menyatakan bahwa sertifikasi kompetensi ini memiliki nilai yang sangat tinggi. “Keikutsertaan enam dosen kami dalam program di TUK-JPTM UNY ini bukan sekadar untuk menambah kualifikasi individu. Kompetensi ini akan kami transfer langsung kepada mahasiswa melalui pembaruan kurikulum, pengayaan materi perkuliahan, dan praktik di laboratorium. Hal ini memastikan lulusan Teknik Mesin Polsub memiliki keahlian yang relevan dan siap memenuhi tantangan di dunia kerja,” ujarnya.
Keberhasilan para dosen dalam mengikuti pelatihan dan uji kompetensi ini menandai komitmen berkelanjutan Politeknik Negeri Subang dalam meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan memiliki tenaga pengajar yang kompeten dan tersertifikasi, diharapkan dapat terbuka lebih banyak peluang kolaborasi dengan industri, meningkatkan kualitas penelitian terapan, dan pada akhirnya menghasilkan lulusan yang lebih kompetitif dan siap berkontribusi di era industri 4.0.